HAIJOGJA.COM – Dalam insiden kericuhan unjuk rasa yang berlangsung di Malioboro, Yogyakarta, pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, sebuah keluarga wisatawan dari Tulungagung, Jawa Timur, terpaksa terjebak di dalam Tourist Information Center (TIC) dan berlindung di kamar mandi.

Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak ini harus bersembunyi di dalam kamar mandi saat situasi di luar gedung semakin tidak terkendali. Mereka menunggu hingga kondisi dianggap aman sebelum keluar dari tempat perlindungan tersebut.

Ditya Nanaryo Aji, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, menjelaskan bahwa informasi mengenai keberadaan keluarga tersebut awalnya disampaikan oleh pegawai TIC. Saat kericuhan terjadi, pegawai TIC berusaha menyelamatkan diri melalui pintu belakang setelah gedung mereka dilempari massa, mengakibatkan pecahnya kaca-kaca.

“Awalnya, kami mendapat informasi dari pegawai TIC yang berlari keluar lewat pintu belakang karena kantor TIC dilempari massa. Kaca-kaca pecah semua,” ungkap Ditya.

Setelah mengetahui bahwa masih ada keluarga yang terjebak, pihaknya segera berkoordinasi dengan kepala satuan untuk memfasilitasi proses evakuasi. Ditya sendiri sempat masuk ke dalam gedung untuk memastikan kondisi keluarga tersebut, yang ternyata sedang bersembunyi di kamar mandi demi menghindari kericuhan di luar.

Evakuasi dilakukan setelah situasi mulai mereda, dan keluarga tersebut diarahkan keluar secara perlahan melalui pintu belakang TIC. “Alhamdulillah, satu keluarga itu sehat semua. Cuma mungkin anaknya sempat syok, takut,” tambah Ditya.

Momen emosional terjadi saat keluarga tersebut berhasil keluar dari gedung, di mana sang ibu berusaha menenangkan anaknya yang ketakutan dengan mengatakan bahwa keadaan sudah aman dan banyak polisi yang berada di lokasi.

Perjalanan wisata keluarga tersebut yang seharusnya menyenangkan di Yogyakarta berakhir dengan pengalaman menegangkan akibat kericuhan. Setelah dievakuasi, mereka dipastikan dalam kondisi sehat dan kembali ke hotel di sekitar Jembatan Kewek, Yogyakarta.

Hingga pukul 21.30 WIB, situasi di Malioboro masih tegang, dengan pihak kepolisian berupaya membubarkan massa unjuk rasa.