Warga Kulon Progo Rayakan Hari Sumpah Pemuda dengan Penanaman 300 Mangrove
HAIJOGJA.COM – Sejumlah warga di Kulon Progo bersama komunitas lingkungan melakukan penanaman sekitar 300 bibit mangrove di muara Sungai Progo, tepatnya di Padukuhan Bleberan, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda serta mendorong partisipasi generasi muda dalam pelestarian lingkungan.
Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Tirto Manunggal, Nuryanto, menyampaikan bahwa penanaman berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Sekitar 20 orang dari berbagai kelompok berpartisipasi, termasuk KTH Tirto Manunggal, kelompok pemuda setempat, dan komunitas pelestari alam serta satwa.
Nuryanto menekankan bahwa keterlibatan berbagai kelompok ini merupakan upaya untuk membangun kolaborasi dalam menjaga ekosistem pesisir. Tiga ratus bibit mangrove ditanam di lahan kosong di antara vegetasi yang telah ada, dan bibit tersebut diperoleh melalui Rumah Mangrove yang berkolaborasi dengan KTH Tirto Manunggal.
“Rumah Mangrove itu kerja sama dengan KTH,” ungkap Nuryanto.
Selain penanaman mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi mengenai konservasi pesisir dan keberadaan burung migran, serta rencana aksi lingkungan di masa mendatang. Nuryanto menjelaskan, “Tadi kita sekadar ngobrol-ngobrol tentang ini, tentang burung migran, tentang nanti ke depan itu kita mau seperti apa aksi lagi.”
Kawasan Muara Progo dikenal sebagai lokasi persinggahan burung migran untuk beristirahat dan mencari makan. Dengan berkembangnya vegetasi mangrove, area ini semakin menyediakan habitat bagi berbagai jenis burung. Sejak 2024, warga setempat mulai mengembangkan wisata minat khusus berupa pengamatan burung (birdwatching), di mana pengunjung dapat mengamati burung dari berbagai titik di sekitar mangrove, persawahan, maupun jalur sungai.
Nuryanto menambahkan, warga setempat berperan sebagai pendamping karena mereka memahami kondisi dan lokasi penanaman. Dari kegiatan ini, masyarakat juga dapat memperoleh pemasukan tambahan sekaligus meningkatkan kas kelompok.

Leave a Reply