Pembangunan Gedung Dinas Kesehatan Gunungkidul Capai 55,2 Persen
HAIJOGJA.COM – Pembangunan gedung Dinas Kesehatan Gunungkidul di kawasan Kantor Terpadu Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Kalurahan Siraman, telah mencapai 55,2% hingga Senin (2/11/2026). Proyek senilai Rp7,1 miliar itu ditargetkan rampung pada 11 Desember 2026.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Ashari Nurkalis, mengatakan pembangunan berjalan sesuai target. Struktur utama gedung sudah selesai, sedangkan pekerjaan kini berlanjut pada tahap arsitektural serta mekanikal, elektrikal, dan plambing (MEP).
“Sekarang masih dalam proses pengerjaan, tapi kami yakin bisa selesai tepat waktu,” kata Ashari, Senin (2/11/2026).
Ashari mengatakan progres pembangunan telah melampaui 55% dan pekerjaan masih berlangsung. Ia berharap seluruh tahapan berjalan lancar hingga proyek selesai sesuai jadwal.
“Prosesnya sudah lebih dari 55% dan terus berjalan mudah-mudahan pengerjaan berjalan dengan baik,” katanya.
Meski progres dinilai sesuai rencana, DPUPRKP Gunungkidul tetap melakukan pemantauan dan evaluasi berkala. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan mutu bangunan sesuai perencanaan.
“Tentu pengawasan berkala terus dilakukan untuk memastikan kualitas bangunan sesuai dengan rencana awal saat sebelum dibangun,” katanya.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta, mengatakan pembangunan gedung Dinas Kesehatan merupakan bagian dari pengembangan kawasan Kantor Terpadu Pemkab Gunungkidul di Siraman.
Pembangunan kawasan tersebut dimulai pada 2019 dengan pembangunan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang selesai pada 2021. Setelah itu, pembangunan dilanjutkan dengan gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
“Pembangunan kantor terpadu ini diawali membangun gedung BPBD di 2019 dan selesai di 2021 lalu. Kemudian dilanjutkan membangun gedung labkesda, untuk tahun ini dibangun gedung kantor dinas kesehatan,” kata Sri Suhartanta.
Kantor Dinas Kesehatan dipindahkan ke kawasan tersebut agar berdekatan dengan Labkesda yang lebih dulu dibangun. Dengan begitu, kedua fasilitas berada dalam satu kawasan pelayanan.
“Makanya tahun ini difokuskan membangun kantor dinas kesehatan sehingga nyambung dengan keberadaan gedung labkesda yang dibangun lebih dulu,” katanya.
Sri memastikan pengembangan Kantor Terpadu Pemkab Gunungkidul akan berlanjut setelah gedung Dinas Kesehatan selesai dibangun. Pemerintah daerah telah menyiapkan masterplan untuk pengembangan kawasan itu, tetapi pelaksanaannya dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“ Tetap berlanjut, tapi pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap. Tahun ini difokuskan untuk pembangunan kantor dinas kesehatan,” katanya.

Tinggalkan Balasan