Gempa M 5,4 di Gunungkidul Tidak Menyebabkan Kerusakan
HAIJOGJA.COM – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,4 yang terjadi di laut selatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa malam, 27 Oktober 2026, tidak menimbulkan kerusakan di wilayah tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan hal ini setelah melakukan pengecekan dan mengumpulkan laporan dari berbagai daerah. Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, menyatakan, “Sampai pagi ini tidak ada laporan kerusakan,” saat dihubungi pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Purwono juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi dari BMKG. Ia meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Dampak dari guncangan gempa dirasakan bervariasi oleh masyarakat. Nur, seorang warga Kapanewon Playen, mengaku merasakan beberapa kali getaran saat beristirahat, meskipun anggota keluarganya tidak merasakannya. “Saya merasakan beberapa kali, tetapi orang rumah tidak merasakan,” ungkap Nur.
Sementara itu, Sri Sumardilah, warga Gunungkidul lainnya, mengatakan ia tidak menyadari adanya guncangan saat gempa terjadi. “Tidak merasakan, saya pas nonton TV. Anak saya merasakan terus ngomong ‘lindu’ (gempa), tapi saya tidak merasakan apa-apa,” ucapnya.
Sebelumnya, gempa bumi ini dilaporkan terasa di 14 wilayah pada Selasa malam. Menurut informasi resmi dari BMKG, gempa terjadi tepat pada pukul 21.43.13 WIB dengan pusat di perairan laut, sekitar 137 kilometer di selatan Kabupaten Gunungkidul. Gempa ini tergolong dangkal dengan kedalaman episenter 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Leave a Reply