PAD Pariwisata Gunungkidul Capai Rp 60 Miliar
HAIJOGJA.COM – Bupati Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata kini menjadi salah satu pilar utama dalam menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat, dengan realisasi saat ini mencapai Rp 60 miliar.
“Penopang APBD kita itu adalah pariwisata. Ini kami akan terbuka, bahwa pajak rakyat ini pajak bumi dan bangunan (PBB), seandainya lunas ini itu per tahun hanya Rp 25 miliar. Tetapi pariwisata kita ini hari ini itu sudah hampir menembus Rp 60 miliar,” ujar Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, saat ditemui pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Data per 30 September 2026 menunjukkan bahwa total realisasi PAD Gunungkidul mencapai Rp 316,74 miliar, yang merupakan 87,87 persen dari target Rp 360,42 miliar. Endah menambahkan bahwa selama ini daerah sangat bergantung pada bantuan dari pemerintah pusat. Namun, dalam situasi efisiensi saat ini, Pemkab perlu berinovasi untuk menggali potensi lokal.
Untuk meningkatkan PAD, Endah menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya melakukan berbagai langkah, termasuk menerapkan sistem pembayaran nontunai guna mengurangi kebocoran pendapatan. Selain itu, perbaikan infrastruktur seperti jalan, penerangan, dan akomodasi untuk wisatawan juga menjadi fokus.
Pemkab juga berencana bekerja sama dengan pemerintah kalurahan untuk menyiapkan homestay bagi wisatawan. Endah mencontohkan tingginya kunjungan wisatawan ke Gua Jomblang sebagai peluang untuk mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Gunungkidul. “Kita harus ekspansi, bagaimana kita untuk meningkatkan kunjungan wisata-wisata yang sifatnya adalah minat khusus,” katanya.
Cahyo Alkantana, pengelola Gua Jomblang, mengungkapkan bahwa sebagian besar pengunjung adalah wisatawan mancanegara. “Gua Jomblang ini sudah 25 tahun ya berdiri dan syukur alhamdulillah hari ini tetap berjalan dengan baik, ya. Kita hampir 95 persen tamunya itu adalah dari mancanegara, dan ini memang sudah menjadi salah satu destinasi unggulan Gunungkidul, juga unggulan Indonesia,” jelas Cahyo.
Di Gua Jomblang, wisatawan dapat menjelajahi goa menuju Luweng Grubug yang terkenal dengan “cahaya surga”.

Leave a Reply