HAIJOGJA.COM – Sebanyak 375 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kulon Progo menerima bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kulon Progo. Dana yang bersumber dari zakat masyarakat itu diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Adikarta, Kompleks Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Senin (2/11/2026). Penerima bantuan terdiri atas siswa SMP/MTs, SMA/SMK/MA, serta mahasiswa.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengatakan, penggunaan dana zakat untuk bantuan pendidikan merupakan dukungan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia mengapresiasi BAZNAS dan para muzaki yang telah memercayakan pengelolaan zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Agung, pendidikan merupakan investasi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Pendidikan, kata dia, tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, dan nilai spiritual.

“Pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam membangun masa depan. Melalui pendidikan, kita mendapatkan pengetahuan, keterampilan, pembentukan karakter, serta penguatan spiritualitas,” ungkapnya.

Agung berharap para penerima menggunakan bantuan tersebut sebaik mungkin untuk menunjang kegiatan belajar. Ia mengingatkan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi alasan bagi pelajar untuk berhenti mengembangkan kemampuan.

Selain belajar dengan tekun dan disiplin, para pelajar juga diminta menghormati orang tua dan guru. Agung menilai keberhasilan pendidikan perlu disertai kepribadian yang baik agar ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi lingkungan.

“Kita ingin anak-anak Kulon Progo tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat spiritualitasnya, memiliki karakter, dan mental juara. Keberhasilan bukan hanya tentang tingginya pendidikan atau nilai akademik, tetapi juga tentang bagaimana kita menjadi manusia yang bermanfaat,” pesannya.

Agung juga mendorong para pelajar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Adapun mahasiswa diharapkan tidak hanya berfokus menyelesaikan studi, tetapi juga memberi motivasi dan pendampingan kepada generasi di bawahnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Alfanuha Yushida menjelaskan, bantuan pendidikan itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo. Bantuan sebelumnya telah diserahkan secara simbolis dalam kegiatan penutupan peringatan hari jadi, sedangkan penyaluran pada Senin dilakukan langsung kepada para penerima.

Dari 375 penerima, sebanyak 150 orang merupakan siswa SMP/MTs, 150 orang siswa SMA/SMK/MA, dan 75 orang mahasiswa. Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni Rp1 juta untuk setiap siswa SMP/MTs, Rp1,5 juta bagi siswa SMA/SMK/MA, dan Rp2 juta untuk mahasiswa.

“Harapannya, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan biaya pendidikan sehingga proses belajar anak-anak menjadi lebih baik dan lancar. Semoga amanah dari para muzaki ini benar-benar memberikan manfaat bagi penerima,” jelas Alfanuha.

Ia menambahkan, penentuan penerima dilakukan melalui koordinasi dengan Balai Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Agama sesuai jenjang pendidikan calon penerima. BAZNAS juga melakukan verifikasi untuk memastikan bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kondisi tertentu, BAZNAS melibatkan pemerintah kalurahan untuk membantu memeriksa calon penerima secara langsung. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan BAZNAS berharap dukungan terhadap pendidikan dapat terus diperkuat dengan melibatkan masyarakat, keluarga, dan lembaga pendidikan.