Demo Masak Yogyakarta Dukung Aksi Mahasiswa dengan Makanan Gratis
HAIJOGJA.COM – Unjuk rasa yang diadakan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada 28 Oktober 2026 tidak hanya diisi dengan orasi dan penyampaian aspirasi, tetapi juga dengan aksi solidaritas dari sekelompok anak muda yang memasak dan membagikan makanan gratis.
Gerakan yang dikenal dengan nama Demo Masak ini muncul dari obrolan santai sekelompok teman yang memiliki hobi memasak. Mereka merasa terdorong untuk berkontribusi setelah melihat informasi mengenai rencana aksi tersebut beredar di media sosial.
Primastri Jati, salah satu penggerak gerakan ini, menjelaskan bahwa ia dan rekan-rekannya ingin berpartisipasi dalam aksi tersebut tanpa harus turun langsung menyampaikan orasi atau membawa poster. Mereka memilih untuk membantu dengan menyediakan makanan dan minuman bagi para peserta aksi.
Jati menyatakan, “Awalnya kami cuma menyambut keseruan teman-teman suporter dan kolektif lain yang mau mengawal aksi. Karena teman-teman dasarnya suka masak, ya sudah, kami fokus ke jalur logistik saja.” Diskusi di antara mereka menghasilkan Demomasakyk, sebuah wadah untuk mengoordinasikan dukungan logistik bagi peserta aksi.
Untuk menjaga fokus pada dukungan logistik, mereka menempelkan stiker berisi pesan dukungan pada wadah makanan yang dibagikan, sehingga tidak terlihat sebagai promosi usaha pribadi. “Kemarin brand soto milik saya tak copot semua, diganti stiker untuk aksi. Biar fokusnya murni untuk dukungan logistik bersama,” tambah Jati.
Beragam makanan disiapkan untuk dibagikan kepada massa yang berkumpul, termasuk soto, pizza, donat, gorengan, shokupan, keju, dan kopi. Salah satu cara penyajian yang menarik perhatian adalah penggunaan motor kustom yang dilengkapi dengan panggangan pizza, memungkinkan mereka untuk memanggang pizza langsung di lokasi aksi.

Leave a Reply