Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026: Pelestarian Budaya Berkelanjutan di Yogyakarta
HAIJOGJA.COM – Hotel Tentrem Yogyakarta akan menggelar Tentrem Cultural Week (TCW) 2026 pada 24 hingga 28 November 2026, dengan tema “Sustaining Culture through Collaboration”. Acara ini bertujuan untuk menjadi wadah interaksi antara tamu, komunitas lokal, pelaku seni, pemerhati budaya, dan generasi muda.
Dalam upaya melestarikan budaya, Hotel Tentrem berkomitmen untuk mengintegrasikan kekayaan sumber daya Indonesia, baik alam maupun kreativitas manusia, melalui berbagai aktivitas interaktif dan edukatif.
Manajemen Hotel Tentrem menyatakan bahwa pelestarian budaya berlandaskan pada tiga pilar utama: rasa, karya, dan pengalaman. “Kita harus sadar bahwa di era sekarang, ekspansi budaya luar sangat kuat. Jika kita tidak pernah mengenalkan dan mempraktikkan kekayaan budaya sendiri, generasi muda bisa kehilangan akar sejarah dan identitasnya,” ungkap Christoporus Yulianto, manajemen Hotel Tentrem Yogyakarta.
Rangkaian acara TCW 2026 akan dimulai dengan gelaran Pawon Ageng di Kayumanis Coffee Shop pada 24 November. Acara ini akan dibuka dengan diskusi bertajuk “Indonesian Culinary Heritage: History, Identity and Continuity”, diikuti oleh jamuan makan siang yang disiapkan oleh Chef Bara Pattiradjawane dan Chef Afifuddin.
Pada 25 November, Waris Aruna akan mengadakan sesi berbagi keterampilan kuliner untuk pelaku UMKM dan guru kuliner dari sekolah kejuruan. Acara ini juga mencakup demonstrasi jajan pasar bersama Lanny Rustan dan kreasi cokelat dengan Embassy Chocolate.
Selanjutnya, pada 26 November, agenda Akulturasi Rasa di Summer Palace Chinese Restaurant akan menyajikan perpaduan tradisi kuliner Tionghoa dengan teh khas Tong Tji, diiringi oleh pertunjukan instrumen guzheng.
Hari keempat, 27 November, akan diadakan Laras Rasa Sore di Tentrem Ballroom, menampilkan peragaan busana batik dan kebaya, serta jamuan afternoon tea. Para siswa sekolah kejuruan juga akan memamerkan karya mereka.
Acara malam harinya, Adiluhung, akan menghadirkan kolaborasi kuliner antara Chef William Wongso dan Chef Steve Tan, disertai pertunjukan seni tradisional seperti gamelan dan tarian daerah.
Pada hari terakhir, 28 November, Srawung Rempah akan menggabungkan aktivitas lari 5K dengan edukasi jamu, diakhiri dengan pertunjukan musik. Eboni Bar & Lounge juga akan menggelar Racikan Session 2, menampilkan kreasi koktail berbasis bahan lokal.
Hotel Tentrem Yogyakarta mengundang masyarakat untuk merayakan pelestarian kebudayaan Nusantara. “Kami juga membuka Tentrem Cultural Week untuk publik,” jelas Firman Indra, Director of F&B Hotel Tentrem Yogyakarta. Pendaftaran untuk workshop, partisipasi fun run, dan reservasi makan malam dapat dilakukan dengan menghubungi pihak hotel.

Leave a Reply