Polda DIY Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Aksi Sumpah Pemuda di Yogyakarta
HAIJOGJA.COM – Berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur DIY serta kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Dalam rangka mengantisipasi kegiatan tersebut, Polda DIY bekerja sama dengan Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
Kombes Pol. Ihsan, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY, menyampaikan bahwa rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara fleksibel, disesuaikan dengan tingkat kepadatan di lapangan.
“Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, kami bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional,” ungkap Ihsan dalam keterangan videonya yang dibagikan Humas Polda DIY.
Ihsan menambahkan bahwa penutupan atau pengalihan arus kendaraan hanya akan dilakukan jika terjadi lonjakan volume kendaraan yang menyebabkan kepadatan di lokasi aksi. Namun, jika arus lalu lintas berjalan lancar, maka rekayasa tidak akan diterapkan.
“Jika arus lalu lintas normal, tentunya kami tidak akan melakukan penutupan, dan jalan tetap akan dibuka seperti biasa agar aktivitas warga, ekonomi, dan pariwisata tidak terganggu,” jelasnya.
Polda DIY, bersama TNI dan pemerintah daerah, berkomitmen untuk memberikan pengawalan yang optimal terhadap penyampaian aspirasi masyarakat.
“Komitmen kami jelas, Polda DIY menghormati hak menyampaikan aspirasi dari rekan-rekan pemuda dan mahasiswa dengan aman dan tertib, tentunya dengan mengedepankan pendekatan humanis,” kata Ihsan.
Ia juga mengimbau kepada peserta unjuk rasa untuk menjaga ketertiban, menghormati kawasan cagar budaya, merawat fasilitas publik, serta menghindari tindakan anarkis dan vandalisme demi menjaga marwah Kota Yogyakarta.
“Kepada masyarakat luas serta wisatawan, silakan tetap beraktivitas secara normal seperti biasa, tidak perlu khawatir. Kami dari Polda DIY bersama jajaran TNI dan seluruh unsur terkait siap untuk mengawal keamanan Yogyakarta hari ini dengan humanis,” tutupnya.

Leave a Reply