HAIJOGJA.COM – Polresta Yogyakarta memasang kawat berduri di kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta, Senin (2/11/2026) sore. Pemasangan itu merupakan bagian dari simulasi pengamanan objek vital di kawasan cagar budaya sekaligus antisipasi demonstrasi lanjutan.

Aksi tersebut menarik perhatian warga dan pengguna media sosial, serta memunculkan beragam tanggapan. Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, mengatakan uji coba dilakukan untuk memastikan skema pengamanan.

“Benar, hari ini ada uji coba pemasangan kawat guna memastikan simulasi pengamanan objek vital yang terdapat kawasan cagar budaya,” kata Dani, dikutip dari Tribun Jogja, Senin.

Simulasi itu juga ditujukan untuk mengantisipasi potensi gejolak massa dalam demonstrasi lanjutan yang berisiko berujung kericuhan, seperti unjuk rasa pada Kamis (28/10/2026) lalu. Salah satu skema yang diuji adalah pemasangan kawat berduri di sisi selatan kawasan Yogyakarta.

Dani menegaskan kawat berduri hanya dipasang sementara selama simulasi. Setelah uji coba rampung, petugas kembali membereskannya.

“Setelah uji coba selesai, kawat uji tersebut telah kembali dibereskan oleh petugas,” ujar Dani.

Berdasarkan pantauan Tribun Jogja, kawat berduri sudah tidak terpasang pada pukul 18.30 WIB karena telah dilepas petugas kepolisian.