DPRD Kulon Progo Minta Pembangunan dan Perawatan Irigasi Diperkuat
HAIJOGJA.COM – Anggota DPRD Kulon Progo Angga Pratama mendorong pemerintah daerah meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Infrastruktur pengairan dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pertanian dan produktivitas petani.
Menurut Angga, keberhasilan pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan dan kemampuan petani mengelola tanaman. Kelancaran distribusi air melalui irigasi juga menjadi faktor penting, terutama saat musim kemarau.
Saluran yang berfungsi baik dapat mencukupi kebutuhan air tanaman. Sebaliknya, jaringan yang rusak atau distribusi air yang tidak lancar berisiko mengganggu jadwal tanam dan memengaruhi hasil pertanian.
“Infrastruktur pertanian harus mendapatkan perhatian yang seimbang. Kita ingin petani di Kulon Progo bisa bekerja dengan lebih mudah dan memiliki kepastian terhadap ketersediaan sarana pendukung. Irigasi yang baik akan membantu menjaga produktivitas pertanian,” katanya, Minggu (1/11).
Angga mengatakan pembangunan infrastruktur pertanian perlu masuk dalam prioritas pembangunan daerah. Perhatian pemerintah, ujarnya, tidak cukup hanya ditujukan pada pembangunan jalan, tetapi juga perlu mencakup fasilitas yang mendukung mata pencaharian masyarakat, termasuk pertanian.
Ia menilai perbaikan jaringan irigasi harus disesuaikan dengan kondisi lapangan. Pemerintah daerah perlu memetakan saluran yang rusak, lokasi yang membutuhkan rehabilitasi, serta kawasan pertanian yang masih menghadapi masalah pengairan.
Selain pembangunan dan rehabilitasi, jaringan irigasi yang telah tersedia perlu dirawat secara berkala. Saluran tersumbat, mengalami pendangkalan, atau rusak harus segera ditangani agar distribusi air tetap lancar.
Angga juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan pihak terkait. Sebagai pengguna jaringan sehari-hari, petani dinilai memiliki informasi penting mengenai kondisi dan persoalan pengairan di wilayahnya.
“Jangan sampai infrastruktur sudah dibangun, tetapi tidak dirawat dengan baik. Pemeliharaan harus menjadi perhatian bersama supaya anggaran pembangunan benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang,” lanjutnya.
Menurut Angga, infrastruktur pertanian yang memadai turut berpengaruh terhadap perekonomian daerah. Produktivitas yang terjaga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendorong kegiatan ekonomi di kawasan perdesaan.
Politisi PPP itu berharap perhatian terhadap jaringan irigasi berjalan seiring dengan peningkatan sarana pertanian lainnya. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, potensi pertanian Kulon Progo diharapkan terus berkembang.

Tinggalkan Balasan