DPRD Gunungkidul mengajak masyarakat untuk aktif mengawal seluruh tahapan pemilihan lurah (Pilur) serentak yang akan digelar pada September 2026.

Warga diharapkan tidak hanya menggunakan hak pilih saat hari pemungutan suara, tetapi juga ikut memantau setiap proses yang berlangsung sejak tahapan awal hingga pemilihan selesai.

Anggota DPRD Gunungkidul, Gunawan, mengatakan partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pelaksanaan Pilur yang demokratis dan sesuai aturan.

Menurutnya, lurah memiliki peran penting dalam menjalankan pemerintahan di tingkat kalurahan. Berbagai kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah kalurahan nantinya akan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Total ada sebanyak 31 kalurahan dari 16 kapanewon yang menggelar Pilur serentak, sehingga kami harapkan masyarakat bisa ikut serta secara aktif,” ujar Gunawan, Senin (10/8/2026).

Warga Diminta Awasi Tahapan Pilur

Gunawan menilai masyarakat memiliki ruang untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pilur yang saat ini masih memasuki tahapan persiapan.

Pengawasan publik diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan serta mencegah potensi pelanggaran yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.

Ia meminta warga tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran selama tahapan Pilur berlangsung.

“Masyarakat juga bisa jadi mata dan telinga pengawas di lapangan. Cermati dan laporkan jika ada indikasi pelanggaran karena itu bisa jadi bahan evaluasi ke depan,” ungkapnya.

Dengan keterlibatan masyarakat secara aktif, DPRD Gunungkidul berharap Pilur serentak di 31 kalurahan dapat berlangsung transparan, jujur, dan menghasilkan pemimpin kalurahan yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat.